Perbedaan Air Kangen Dengan Air LainnyaApa Perbedaan Air Kangen Dengan Air Lainnya? Selama ini mungkin Anda tidak pernah berpikir atau berusaha untuk mengenal lebih jauh perihal air yang dikonsumsi sehari- hari. Asalkan air tersebut bersih, tidak berbau dan tidak berwarna maka itu dianggap aman untuk diminum. Namun tahukah Anda bahwa tidak semua air itu mampu memenuhi apa yang dibutuhkan oleh tubuh seperti Ph yang tinggi, molekul kecil dan hidrogen aktif. air kangen merupakan air terbaik untuk Anda konsumsi sebab air ini mampu mencukupi semua asupan yang dibutuhan oleh tubuh agar menjadi lebih sehat dan kebal terhadap penyakit. Lantas apa yang membedakan antara air kangen ini dengan air- air lainnya. Berikut adalah perbedaannya:

Proses

Air kangen diproses dengan cara ionisasi, sehingga akan menghasilkan air dengan kualitas terbaik dan ph yang tinggi (akaline) air ini sangat bagus untuk kesehatan. Air minum lainnya seperti air isi ulang di proses dengan cara reserve osmosis, dengan sistem ini mineral akan banyak terbuang dan material berbahaya juga masih dapat lolos filtrasi. Sedangan air dengan proses distilasi yakni dengan mengambil uap dari air mendidih yang didinginkan. Air ini tidak memiliki kandungan oksigen dan mineral, selain tidak sehat air ini juga memiliki rasa yang hambar.

Ukuran molekul

Air kangen merupakan air yang bersifat micro cluster atau molekul yang sangat kecil yakni sekitar 5-6. Sehinggga akan lebih mudah diserap oleh tubuh. sementara air minum lainnya memiliki ukuran molekul yang jauh lebih besar yakni antara 15-20 molekul. Air jenis ini tentu saja akan lebih sulit diserap oleh tubuh.

Kadar ph

Sebagaimana yang Anda ketahui bahwa air terbaik untuk dikonsumsi adalah air alkalin atau air ph tinggi. Air ini mampu menyeimbangkan ph tubuh dan menjadikan tubuh lebih sehat serta terhindar dari penyakit. Air kangen memiliki kadar ph tinggi yakni antara 7.5-8.5  (alkali). Sementara air lainnya memiliki ph yang rendah yakni antara 5-6 dimana air jenis ini bersifat asam(acidic). Air asam tidak layak untuk dikonsumsi karena hanya akan membuat tingkat keasaman tubuh meningkat dan akhirnya rentan terhadap penyakit.



Bagikan informasi ini ke social media:

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmailFacebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply